Sastra · Spiritual

Keruh (sebuah malam)

Ada malam yang gusar menuju kelarutan,
menanti terang, menguntit uapan cahaya rembulan,
—-
Ada malam yang keruh menuju kepudaran,
melahap senyum kecut bintang yang semakin mendulang,
—-
Ada malam yang menabuh pilu meracuh kegalauan,
menanti sang pujaan kembali ke haribaan..,, cinta.

One thought on “Keruh (sebuah malam)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s